Multi Layer saat membuat Content {tulisan, video, …}

Saya baru sadar, ternyata membuat Content berupa tulisan == tidak semudah yang saya bayangkan.
Walaupun semua tulisan di website ini, saya tulis untuk diri saya sendiri {seperti pada artikel Menulis untuk ‘Future of Me’}, tetapi tetap saja:

Tulisan yang bermanfaat

  • bermanfaat bagi saya sendiri, di “Masa Datang”
  • bermanfaat bagi Orang Lain {semoga}

jika semua ditulis dengan cara yang berantakan ?
Future of Me: akan menangis baca tulisan-tulisan di Website ini.

😁😁😁 he he he…

Saya fikir, setidaknya menulis melewati multi-layer:

  • Layer 1 — ide / konten: “apa yang mau ditulis?”
  • Layer 2 — struktur: “bagaimana menyusunnya agar mudah dipahami?”
  • Layer 3 — perspektif pembaca: “apakah sudah cukup jelas untuk orang lain?”
  • Layer 4 — teknis: “apakah render-nya benar di Jekyll / GitHub Pages?”

Oh iya, apa itu Jekyll / GitHub Pages + implementasi di Website ini, dijelaskan pada artikel ini

Mungkin untuk Dunia Content - Video, memerlukan beberapa layer berikut:

  • ide — sama seperti tulisan
  • script — harus natural saat diucapkan, bukan hanya dibaca
  • recording — pencahayaan, audio, background, ekspresi
  • editing — cut, transition, musik, subtitle
  • thumbnail — satu gambar yang harus “menang” di antara ribuan video
  • title & description — SEO, clickable, tapi tidak clickbait
  • publish timing — kapan upload agar dapat traffic maksimal
  • respond komentar — engagement