kata BUT dan cara menghindarinya
kata BUT dan cara menghindarinya
Konsepnya:
apapun yang dikatakan sebelum kata “But” — akan ter-cancel oleh kalimat setelahnya
Contoh klasik:
"Kamu sudah kerja keras, BUT hasilnya kurang memuaskan"
→ yang diingat orang: "hasilnya kurang memuaskan"
→ "kerja keras" nya hilang
atau:
"Saya suka ide kamu, BUT ada beberapa masalah"
→ yang diingat orang: "ada masalah"
→ "suka ide" nya hilang
otak manusia cenderung fokus ke bagian setelah “But”
Solusi: Strategi substitusi
“And” — paling aman
"Kamu sudah kerja keras, AND mari kita tingkatkan hasilnya"
“At the same time”
"Ide ini menarik. At the same time, ada hal yang perlu kita pertimbangkan."
Pisah jadi 2 kalimat
"Kamu sudah kerja keras. Mari kita fokus ke hasil berikutnya."
Balik urutannya — taruh “But” di depan
"But — hasilnya kurang. Yang jelas, kerja kerasmu sudah terlihat."
→ sekarang yang diingat: kerja kerasnya ✅
strategi paling elegan: ganti “But” dengan “And”
kalimat tetap mengalir, tanpa men-cancel apapun